terimakasih...kasihku...
apakah sinar mata itu berkata begitu..?
atau...
kau..penipu..kau penjahat..
bukan..bukan begitu...
rasanya menusuk-nusuk di perut..
selembar puisi yang kelabu...
menahan ku untuk memelukmu matahari..
dan suara sayup-sayup angin
yang membawa gemuruh duka meyelimuti
jalan untuk menujumu...
rumput pun menghujat...
pohon menjulang pun lantang berujar..
'kiamaaatt..!'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar