Reportase lanjutan...
Untuk melatih apakah tulisan kita memenuhi standar terbit atau tidak, kita bisa mengikuti lomba menulis. Dengan mengikuti lomba menulis kita bisa terus berlatih dan bisa dijadikan ajang melatih mental juga. Seandainya kita ingin benar-benar menjadi penulis, MULAILAH dari SEKARANG, dan menulislah dari hati. Selalu luangkan waktu untuk menulis. Lakukan juga riset,maksudnya banyak baca dan banyak tulis. tulislah apa saja yang ingin ditulis (free writing). Setelah semua sudah tertulis, lakukan editing untuk ejaannya.
Saran penutup dari uda Ahmad:
"untuk mengatasi rasa malas tetapkan jadwal tertentu untuk menulis setiap hari. Paksa diri untuk terus menulis".
Daan...acara seminar pun ditutup dengan acara book signing dan foto bersama.
:D
Selasa, 28 Juni 2011
Reportase 19 Juni 2011 (part 2)
Sabtu, 25 Juni 2011
Reportase 19 Juni 2011 (part 1)
Tanggal 19 Juni 2011 kemarin di STIE Nobel Makasar diadakan seminar menulis yang bertajuk "Menulis Membukakan Jendela Dunia Berbagi Inspirasi Bersama Anwar Fuadi". Acara ini diselenggarakan oleh IS Production bekerja sama dengan STIE Nobel. Selain seminar yang dijadwalkan jam 10:00 wita, pada tanggal itu juga diadakan casting untuk film '5 menara' (yang dimulai jam 10:00 wita) dan juga talk show dan book signing (dijadwalkan jam 15:00 wita) yang bertempat di Gramedia Transkalla.
Acara seminar sebenarnya dijadwalkan mulai pukul 10:00 wita, tapi ternyata mundur sekitar 26 menit (menurut jam saya), dan lebih mengejutkan lagi ternyata peserta tidak sampai memenuhi 50% dari kursi yang disediakan panitia. Awalnya saya berpikir akan banyak peserta yang akan mengikuti acara ini. Mengingat sang pengisi acara adalah penulis inspiratif yang menulis novel best seller '5 menara' dan 'Ranah 3 warna'. Acara dibuka oleh moderator, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Pimpinan STIE Nobel selaku panitia. Ada 2 hal yang menarik yang saya garis bawahi dari sambutan pak Kepala. Pertama kalimat beliau yang cukup pendek tapi menggugah yaitu APA yang akan dibaca kalau TIDAK ADA yang DITULIS. Kedua yaitu kalimat protesnya kepada panitia pelaksana atas kurangnya sosialisasi acara ini sehingga peserta tidak memenuhi kuota yang direncanakan.
Selesai pak Kepala memberi sambutan, acara langsung diisi oleh Anwar Fuadi. Cukup mengesankan. Menurut uda Anwar (begitu suamiku menyebutnya) MENULIS adalah bagian dari entrepreneur, yang bisa juga dimaksudkan harus bermanfaat untuk orang lain, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. MENULIS harus untuk kebaikan. Apa yang akan kita tulis haruslah tulisan yang baik yang mengajak kepada kebaikan dan mencegah kepada keburukan. Pada dasarnya setiap manusia bisa menulis, hanya saja belum tersusun dalam tulisan yang baik dan benar. Dan uda Anwaar juga menekankan bahwa SEBENARNYA TIDAK ADA TEKNIK MENULIS. Maksud kalimat ini adalah bahwa jangan selalu terpaku pada teknik untuk belajar menulis, karena pada dasarnya belajar menulis modalnya adalah KEMAUAN. Sehingga tidak ada istilah 'instant' dalam menulis. Banyak belajar menulis serta banyak membaca akan membantu penulis pemula untuk mengasah kemampuan menulisnya.
Menulis bisa menjadi amal jariyah. Tulisan yang baik akan memberi efek baik pula pada para pembacanya. Seandainya suatu saat umur penulis habis, tulisannya masih tetap bisa dibaca oleh orang lain.
Uda Ahmad juga membagi ilmu tentang proses menulis. Ada beberapa point penting yang perlu diperhatikan untuk menulis yang baik. Berikut rinciannya:
1. Luruskan niat (why)
Apa tujuan kita menulis. Sekedar hobi, corat-coret atau untuk sesuatu yang lebih bermanfaat. Karena semakin kuat alasan kita untuk menulis,kita akan semakin termotivasi untuk menulis
2. Subjek familiary (what)
Ini tentang APA yang akan ditulis. Merujuk ke point pertama, seharusnya tulisan kita adalah karya yang baik yang bisa memeberi efek baik kepada yang mebacanya.
3. Konsisten (how)
Tidak jarang para penulis pemula mengalamai mesalah soal konsistensi. Rasa malas, kesibukan atau juga habis ide sering kali dijadikan alasan untuk tidak menulis. Untuk menjadikan tulisan yang baik dari hari ke hari, kita perlu konsistensi dalma menulis. Tips dari Uda Ahmad: menulislah setiap hari, sedikit-sedikit yang penting menulis.
4. Referensi dan visual (tools)
Tidak ada penulis yang tidak suka membaca. Untuk itu para penulis perlu banyak membaca untuk mendapatkan berbagai macam informasi. Baik itu buku yang ada hubungannya dengan menulis ataupun buku-buku bidang keilmuan lain. Semakin banyak referensi semakin memperkaya pengetahuan kita unuk dijadikan bahan menulis. Jangan lupa juga untuk baca buku-buku teknik menulis karena ini juga penting.
Selanjutnya, uda Ahmad membagi tips kebiasaan baik yang bisa untuk menunjang menulis. Berikut rinciannya:
1. Banyak membaca tulisan lain dari berbagai jenis
2. mengambil contoh satu atau dua buku sebagai acuan => untuk pemula ini bagus untuk ajang berlatih
3. menulis diary
4. membaca kamus dan tesaurus (kamus padanan kata)
5. latihan menyusun kata dan kalimat
6. terus berlatih menulis
---bersambung---
Kamis, 23 Juni 2011
Catat dulu saja
Sebenarnya ingin menulis reportase dari seminar menulis bersama Ahmad Fuadi (penulis novel 5 Menara) tanggal 19 Juni kemarin. Tapi malas selalu datang. Malam ini mau catat dulu apa yang saya rasa perlu catat. Catat dulu daftar buku yang mau dibeli :
1. Api Sejarah 1 dan Api Sejarah 2
2. Pak Harto (maunya Abangku)
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia
4. Tesaurus (klau yang ini belum pernah lihat)
5. novel tanpa judul...judul aslinya lupa..nanti tanya lagi ma Abangku
6. The naked traveler 2 dan 3
Minggu, 05 Juni 2011
Selamat datang bulan Juni
Selamat datang bulan Juni. Tanpa terasa sudah berada di pertengahan tahun 2011. Sudah 2 bulan kehilangan aura magis berpuisi. Mulai membangkitkan lagi kemampuan otak untuk menemukan kosa kata yang bisa dijadikan kawan dalam tulisan. Susahnyaaaaaa......lebih susah dari belajar matematika. Mendengar cerita dari banyak penyair dan penulis, bahwa menulis itu therapy buat mereka. Iya, memang benar. Dan aku butuh therapy itu sekarang. Rasanya seperti merindukan seseorang yang sangat jauh tempatnya.
Read More......