Sabtu, 29 November 2008

kebangkitan....

senyum yang seperti apa yang kau anggap indah...?
senyum-senyum itu bukan untuk menghiburmu...
di tepian bibir yang cuma selarik...
ini untuk kamu yang tak bisa menjadi di anggap baik...
terlelang...sengaja di jual atau memang adanya begitu ?
seakan ini pekerjaan rumah yang harus lekas selesai.

tak perlu disusun esai...
cukup nyata satu yang menyatakan
ini sudah selesai...
seberat hati...seingin mimpi...
harus tetap berhenti...
untuk menunaikan keharusan
di sini bukan mesin pengabul mimpi...
cuci kaki...
angkat dari lumpur yang menahannya...
untuk kenikmatan yang masih disembunyikan...

--ka--

Read More......

bayang

terantuk rasa kantuk
berdebar-debar tak sabar
...ingin ku melompat bulan
berjalan tanpa kerinduan
sungguh...dirimu terlalu buruk untuk di ingat
kau selalu membuat hati dan mataku rindu
kau tak pernah terlihat nyata
biarpun malam..biar temaram atau benderang
tetap hanya bayang..tak bisa tersentuh
yang hitam...tidak pekat
tapi cukup membuat sesak...

untuk mr.gone

Read More......